Link Sumber : http://info-mini.blogspot.com/2012/04/cara-merubah-kursor-di-blog.html#ixzz1shgqHQyv Mahroni Nasution: " MISS U DAD "

Kamis, 23 Februari 2012

" MISS U DAD "


Satu kata untuk menggambarkan keberadaan beliau ketika aku belum sekolah adalah SUPERSTAR. Ayah, bagiku waktu itu dia benar-benar luar biasa. Sehari saja beliau tak di rumah, untuk kepentingan bekerja , gundah tak terkira hati rasanya. Tidurku pasti tak tenang.pernah suatu ketika ayah pergi ke sidimpuan untuk urusan kerja.bulu mataku berguguran,kenang mama.Bagaimana tidak, seingatku, semasa kecilku beliau memang sangat menyenangkan dan Sangat mengagumkan,ketika Taman kanak-kanak,ayahkulah yang mengajariku membaca. Aku masih ingat ketika naik motor ke sekolah dan mulai bisa membaca, nama-nama toko di sepanjang jalan aku baca semua.
Begitu pula ketika pertama kali masuk SD. Aku tak berani masuk ke kelas kalau tak diantar ayah,Kalau diingat-ingat lagi, seiring bertambahnya usiaku ada masa dimana kekaguman pada ayah mulai memudar. Sosok dan karakter ayah menjadi bias dimataku. Bisa jadi karena wawasanku semakin lama semakin bertambah sehingga ayah jadi tak seideal dulu lagi.


Ketika kelas 6 SD pernah aku tak bicara padanya selama seminggu karena setiap aku akan menonton tom & jerry di TV pasti saat itu ayah akan memutar berita,aku memang tidak suka dengan acara berita karna menurut saya acara berita itu sangat membosankan.
Ada juga sifat ayah yang kuingat sangat menggangguku. Beliau suka memegang-megang kepalaku dan menyindirku. Dulu waktu SMP aku punya peliaraan seekor kelinci yang namanya “michi”. Aku yang selalu membersihkan kandang, memberi makan dan mengganti air minumnya. Pernah suatu kali aku malas mengurus si michi. Aku lupa karena apa, mungkin karena sedang musim ujian di sekolah, karena malas saja, atau karena sifatku yang terkadang memang angin-anginan.


Ayah kemudian menyindir. "Biar saja itu si michi mati, punya peliaraan koq malas ngurusnya", begitu kata ayah seingatku.


Yang jadi masalah buatku, ayah tak langsung memberitahu didepanku. Tapi ia sengaja mengeraskan suaranya agar terdengar olehku yang sedang di dalam kamar.
Sindiran-sindiran seperti itu sering terjadi dan membuatku sakit hati. Dia kan ayahku, kalau ada yang dia tak suka dariku beritahu saja secara baik-baik langsung kepadaku, begitu pikirku. Dan yang lebih parah, kalau ada yang aku tak suka aku jadi lebih suka diam. Mungkin begitu pula dengannya. Sehingga perang dingin semakin gencar terjadi antara aku dan ayah.
Semasa SMU hubunganku dengan ayah semakin buruk saja karna saya sma-nya di luar daerah ( medan ) . Dan menurutku kala itu, ini cuma terjadi denganku saja, tidak dengan abang-abang atau kakak-kakak ku. Aku kadang berpikir, apa yang salah denganku. Apa karna ayah tidak setuju aku sma-nya di medan,saya gak tahu.Ayah sengaja membangun konfrontasi terselubung denganku, itu yang aku tanamkan dalam otakku.

Pernah suatu ketika ada acara keluarga aku gak ikut soalnya aku lebih mementingkan tanding basket di SMA 3 dari pada ikut acara keluarga,sehinnga klo ada acara kumpul aku itu jarang ikut bahakan fotoku bersama ayah sangat jarang .
hari demi hari pun berlalu,tanggal 08-08-2011 aku merasa sesuatu yang gak baik di hatiku,perasaan resah dan gelisah bercampur aduk,ternyata ayah mengalami kecelakaan yang sangat parah,pada saat itu ayah di rawat di rumah sakit dan masuk ruang ICU,bahkan aku tidak tahu karna mama menyembunyikannya dari kami,kami hanya  di suruh cepat-cepat pulang dan banyak-banyak berdao.entah apa yang kurasakan tiba-tiba air mataku menetes begitu saja mungkin karan kontak bantinku begitu kuat dengan ayah.
Pas aku sampai di rumah aku melihat banyak orang,kursi, dan hamparan tikar di mana-mana,pikirku ada acara selamatan atau acara pengajian di rumahku.dengan polosnya aku bertanya pada seorang perempuan yang berdiri di depan pintu,,

"maaf buk ini ada acara pa yak kok rame bangat ??" , ibu itu hanya menangis.
aku bertanya lagi " kenapa ibu menangis ?? , apa ada yang salah dengan perkatan saya ??

dengan spontan ibu itu memeluk saya dengan erat dan berkata " ayahmu sudah tiada nak ".
mendengar kata-kata itu hatiku terasa hancur dan tak berdaya.menangis dan memaki-maki tuhan hanya itu yang bisa aku lakukan saat itu..

1 komentar:

  1. tanpa aku sadari aku membuka blog ini, dan aku melihat ada tulisan tentang ayah dan anaknya, dan tanpa sadar air mata ku menetes, yang sabar ya dek, rencana allah itu lebih inda,..

    BalasHapus